Langsung ke konten utama

CARA MENGANALISIS KRITERIA SOAL INSTRUMENT UJI VALIDITAS, RELIABILITAS, TARAF KESUKARAN DAN DAYA PEMBEDA MENGGUNAKAN SOFTWARE ANATES



hay guys, kalau sebelumnya saya sudah memposting tentang bagaimana menggunakan software SSPS untuk menghitung uji t, kali ini saya akan coba memposting bagaimana menggunakan software anates bagi para mahasiswa keguruan yang ingin menguji kriteria soal baik uji validitas, reliabilitas taraf kesukaran dan daya pembeda untuk menjadi soal instrument penelitian.
Sebelumnya pastikan computer anda sudah terinstal dengan software anates. Kalau punya saya ada software anatesV4.0.9 , kalau belum anda boleh mendownloadnya di link ini : www.anates.com '

Setelah terinstal buka sofrware anatesnya maka akan muncul tampilan seperti ini :







Pilih jenis soal yang diberikan, sebagai contoh misalkan soal yang diberikan adalah soal pilihan ganda. Pilih menu soal pilihan ganda lalu akan muncul menu seperti ini :


Selanjutnya pilih menu buat file baru pada jumlah subjek masukan jumlah peserta didik yang mengikuti tes. Dan juga masukan jumlah soalnya. Misalkan jumlah peserta didiknya ada 20 orang dan jumlah soalnya ada 50 dnomor  dengan pilihan jawabanya ada 5 (A sampai E) maka tampilanya akan muncul seperti ini :


Setelah datanya dimasukan semua pilih menu kembali ke menu utama :


Setelah kembali ke menu utama maka akan muncul menu-menu seperti ini :



Pada bagian menu olah data kita tinggal mengiklik menu tersebut sehingga datanya dapat terhitung otomatis, hanya langkah selanjutnya adalah kita membandingkan dengan kriteria yang ada  yaitu:
Kriteria daya pembeda soal menggunakan software Anates V4.0,9
0  % - 10 %    = sangat buruk
11 % - 30 %    = buruk
31 % - 60 %   = cukup
61 % - 80 %   = baik
81 % - 100 %  = baik sekali
Soal yang valid adalah soal yang memenuhi taraf sifnifikan, sehingga semuanya dapat direkap dalam satu tabel seperti berikut :


Soal yang memenuhi semua keempat kriteria tersebut merupakan soal yang pas untuk digunakan sebagai instrumendalam penelitianya.
Kurang lebih seperti itulah cara-cara menggunakan software anates mudah-mudahan dapat membantu teman-teman sekalian, mohon kritik dan saranya ke https://www.facebook.com/hans.f.ii.1  atau twitter @hansfodhi https://twitter.com/hansfodhi sekian dan terima kasih :D




Komentar

  1. Anda Kebingungan Dan Kesulitan Menyelesaikan Skripsi, Tesis, Disertasi
    Karena Pusing Mikirin Olah Data Analisis Statistika Dengan ANATES, SPSS, AMOS
    LISREL, EVIEWS, SMARTPLS, GRETL, STATA, MINITAB dan DEAP 2.1
    Serahkan Dan Percaya Kepada Kami.
    Kami Siap Bantu Anda.
    Olah Data Semarang (Timbul Widodo)
    WhatsApp : 085227746673
    PIN BB : D04EBECB
    IG : @olahdatasemarang

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

EVERYBODY’S CHANGING (keane)

Everybody ’ s Changing .... Sebuah lagu yang dilantunkan Keane mengiringi hujan di akhir pekan ini. daripada jenuh tidak ada kerjaan  ada baiknya saya mencoba mencari maksud dari lagu yang dinyanyikan oleh keane ini....   Dilihat dari musiknya saya pikir lagu ini tergolong Slow rock dengan bunyi bass yang mendominasi. Lagunya pass untuk didengar disaat-daat santai apalagi di suasana hujan seperti ini... tetapi yang paling menggugah adalah liryknya. Suatu lagu dapat hidup ketika liryknya dapat menyentuh hati pendengarnya. Begitulah kira-kira liryk lagu yang berjudul everybody’s changing ini setikit mengusik pikiran saya.   Semua orang berubah. Alam pun berubah, dan kehidupan itu adalah menyangkut perubahaan, bahkan segala sesuatu di alam semesta akan senantiasa mengalami perubaan. Begitupun kehidupan manusia, perubahaan merupakan kodrat yang harus dilaliui. Liryk lagu everybodyl ’ s changing i ni kurang lebih menceritakan tentang seseorang yang menyadari bahwa te...

TEKS PADUAN SUARA KRISTUS RAJA PERKASA

 

Mendidik dengan Hati

 Hari ini cuacanya sangat tidak bersahabat, hujan ysng deras dengan kondisi jalan yang banjir dan banyak longsoran tanah dan batu saya berangkat ke sekolah pagi-pagi sekali. Sesampainya di sekolah sekitar 07.15, hanya ada beberapa orang siswa yang juga baru tiba dengan sedikit basah dengan harapan dapat belajar dengan baik. Mereka adalah anak-anak yang kurang beruntung yang terpaksa mendapatkan layanan pendidikan yang buruk karena kemiskinan struktural yang disebabkan oleh sistem. Pengelolahan pendidikan yang sangat buruk berdampak besar pada anak-anak ini yang tentunya tidak menyadari entah sampai kapan. Belum ada seorang gurupun yang datang, dan saya sempat menyapa seorang anak yang juga datang dari tempat yang jaraknya lumayan jauh dari sekolah. setiap harinya mereka harus berjalan kaki 1 sampai 2 jam dengan kondisi jalan yang becek dan hutan, dan sesampainya di sekolah. mereka tidak mendapatkan apa-apa. Sungguh kejam sistem ini menindas mereka yang tanpa dosa terlahir miskin. D...